Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang (SMK Manuda) mengadakan serangkaian kegiatan pada hari Sabtu (6/9). Acara ini dipersiapkan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) yang melibatkan seluruh siswa dalam pelaksanaannya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (WKS 2), Nurhidayah menyatakan bahwa kegiatan ini dinilai berjalan baik karena acara berlangsung sesuai rundown. “Secara umum kegiatan ini berjalan dengan baik karena teman-teman IPNU-IPPNU sudah mempersiapkannya, sehingga acara hari ini sesuai dengan rundown yang dibuat,” ungkap Nurhidayah.

Partisipasi dari kelas dan Program Keahlian (Proli)juga dinilai sudah baik, meskipun ada beberapa Proli yang belum mengikuti. Nurhidayah menyatakan bahwa hal tersebut dapat dijadikan evaluasi ke depannya. “Itu (yang tidak mengikuti) bisa menjadi evaluasi ke depan. Namun, esensi dari peringatan Maulid ini sebenarnya adalah untuk meningkatkan ketakwaan kita, sehingga bagaimanapun kemasan kegiatannya diharapkan bisa diikuti demi menambah iman dan takwa kita kepada Tuhan,” ujar Nurhidayah (6/9). Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur di bulan kelahiran Nabi, sekaligus meningkatkan iman dan takwa.
Sementara itu, pembina IPNU-IPPNU, Amri Afriadi menyatakan bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi besar. “Acara hari ini sangat bagus, karena dapat melatih siswa untuk lebih mengenal Nabi Muhammad SAW dengan cara memperingati Maulid serta meneladani keteladanan beliau,” tutur Amri (6/9). Ia menegaskan ada banyak teladan yang bisa dipetik, di antaranya sifat Al- Amin (jujur), sifat pemaaf, sifat sabar, dan sifat qana’ah atau menerima takdir dengan ikhlas. “Harapannya, kegiatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi acara memorial tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum bagi siswa untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dari sisi panitia, persiapan dilakukan secara terencana. “Pertama, kami dari organisasi mengadakan rapat untuk membahas kegiatan yang akan dilakukan. Lalu pihak organisasi mengonfirmasi kepada kesiswaan, pembina, dan ketua panitia, kemudian disosialisasikan ke ketua kelas,” jelas Alisia selaku panitia dari IPPNU. Ia mengakui ada tantangan dalam prosesnya, seperti perbedaan pendapat dan ketidakjelasan dari masing-masing pihak. Tapi ia merasa senang dan lega karena acara berjalan lancar walaupun ada beberapa masalah.

Acara diawali dengan lomba karaoke religi antar Proli, kemudian dilanjut dengan fashion show antar kelas. Setiap kelas menampilkan parade busana muslim/muslimah dengan sangat baik dan menawan. Setelah kegiatan di lapangan, siswa diarahkan ke kelas masing-masing untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama wali kelas sesuai rundown yang disiapkan oleh panitia. Setiap kelas didampingi oleh panitia. Kegiatan ini juga diperlombakan agar menambah semangat peserta dalam mengikuti kegiatan. Berikut hasil perlombaan Maulid Nabi Muhammad SAW:
1. Lomba Karaoke Religi
Juara 1 = Proli Layanan Kesehatan
Juara 2 = Proli Pemasaran
2. Fashion Show
Juara 1 = X Layanan Kesehatan E
Juara 2 = X Akuntansi dan Keuangan Lembaga A
3. Khutbah
Juara 1 = X Akuntansi dan Keuangan Lembaga B
Juara 2 = X Layanan Kesehatan D
4. Best Supporter: X Teknologi Farmasi D


Sementara itu, kesan positif juga datang dari para siswa. Mayline dari Proli Broadcasting dan Perfilman menyatakan bahwa kegiatan ini menarik dan memberi pelajaran tentang tanggung jawab, “Menurut saya bagian yang paling menarik adalah ketika melangsungkan pengajian di kelas masing-masing. Di situ kita bisa belajar tanggung jawab karena setiap kelas memiliki petugas sendiri, sehingga mempererat kebersamaan dengan anggota kelas serta wali kelas,” ungkap Mayline. Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini menambah rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW, membangkitkan semangat beribadah, dan meningkatkan iman serta takwa.

Hal senada disampaikan Vernanda dari Proli Teknologi Farmasi yang merasa senang dengan kegiatan ini. “Saya sangat bersyukur dan senang dapat memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan iman dan takwa sebagai umat Islam,” ucapnya. Ia menilai bahwa bagian paling menarik adalah fashion show, karena dapat melatih kreativitas siswa dengan baik.
Berbagai rangkaian acara, mulai dari penampilan kreatif siswa hingga pengajian antar kelas tidak hanya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum seremonial, tetapi juga wadah pembelajaran, penanaman nilai, serta penguatan iman dan takwa di kalangan siswa. Nurhidayah berharap peringatan hari-hari islam lainnya dapat lebih meriah lagi. “Harapan saya, jika ada peringatan Islam lainnya bisa lebih meriah dari tahun ini, dengan partisipasi siswa yang lebih semangat lagi,” ucapnya.
_Laila (XI AKL A)
_Alin (XI TF B)
Editor: Tim Redaksi
